Mengetahui Penyebab Kulit Bersisik Dan Pencegahannya
Jakarta - Kulit bersisik merupakan kondisi hilangnya lapisan luar epidermis dalam bentuk serpihan besar seperti sisik. Kulit bersisik juga dikenal sebagai deskuamasi dan dapat timbul ketika cedera atau kondisi medis merusak lapisan luar kulit.
Beberapa kondisi yang mengganggu struktur dan kadar
air kulit atau menyebabkan tubuh memproduksi kulit ekstra membuat kulit
kering atau bersisik. Meskipun tidak berbahaya, beberapa penyebab kulit
bersisik dapat menyebabkan komplikasi kesehatan jika tidak ditangani.
Penyebab
Kulit bersisik bisa diakibatkan oleh penyebab alami maupun kondisi medis
tertentu. Penyebab alami yang bisa membuat kulit bersisik adalah:
. Penuaan
. Paparan sinar UV matahari
. Cuaca dingin
. Kondisi lingkungan yang kering.
Adapun kondisi medis tertentu yang menyebabkan kulit bersisik antara lain:
. Psoriasis
. Eksim
. Iktiosis
. Actinic keratosis
. Lichen planus
. Kurap
. Reaksi alergi
. Kutu air
. Dermatitis seboroik
. Dermatitis kontak
. Dermatomiositis
. Ulkus statis
. Hipoparatiroidisme
. Penyakit Kawasaki.
Komplikasi
Kulit bersisik membuat kulit rusak dan rentan terhadap infeksi bakteri,
infection, dan jamur, yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan
lainnya jika tidak ditangani. Beberapa kondisi medis yang disebutkan di
atas dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya.
Misalnya, orang
dengan psoriasis berisiko terkena radang sendi psoriatik, suatu kondisi
yang ditandai dengan rasa sakit dan radang sendi. Keratosis aktinik
membutuhkan perhatian ekstra karena beberapa benjolan mungkin bersifat
prakanker.
Diagnosis
Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan dan gejala. Diagnosis dibuat
berdasarkan penampilan kulit, riwayat paparan zat yang mengiritasi atau
alergi, dan gejala yang menyertainya. Kulit bersisik bukanlah keadaan
berbahaya. Namun, orang harus mencari perhatian medis jika mereka
mengalami salah satu gejala berikut:
. Kulit bersisik yang tidak membaik bahkan setelah perawatan kulit biasa
. Ruam atau location kulit yang terkena mulai menyebar
. Reaksi alergi, yang meliputi gatal-gatal, demam, atau kesulitan bernapas.
Perawatan
Perawatan tergantung pada tingkat keparahan gejala dan penyebab kulit bersisik. Dalam kasus reaksi alergi, penghentian penggunaan atau kontak dengan
alergen dapat mengobati kulit bersisik. Umumnya, kulit bersisik dapat
diobati dengan krim topikal sederhana. Namun, obat-obatan dental
terkadang diperlukan untuk mengatasi masalah yang lebih dari sekadar
kulit.
Pencegahan
Melansir Verywell health and wellness, terdapat beberapa suggestions untuk mencegah kulit bersisik, yakni:
. Oleskan losion yang mengandung emolien atau ceramide sesuai kebutuhan. Hindari mandi terlalu lama dan terlalu panas
. Seka kulit hingga kering dan oleskan pelembab setelah mandi
. Jangan gunakan produk yang mengandung bahan kimia keras
. Gunakan pembersih lembut dan produk perawatan tubuh dengan pelembab tambahan.
Komentar
Posting Komentar